KONAWE — Pemerintah Kabupaten Konawe memulai tahun 2026 dengan penegasan arah baru birokrasi melalui apel gabungan perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Konawe. Apel yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe, Senin (5/1/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, dan diikuti sekitar 12.000 ASN, termasuk 7.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, Sekretaris Daerah Dr. Ferdinand, para staf ahli, asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN dari berbagai unit kerja. Apel perdana ini menjadi momentum penting untuk memulai apa yang disebut Bupati sebagai “kerja nyata dan transformasi birokrasi” demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam amanatnya, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa tahun 2026 bukan lagi waktu untuk bekerja secara seremonial dan administratif tanpa hasil nyata. Seluruh ASN diminta mengubah pola pikir serta budaya kerja agar lebih profesional, disiplin, dan berorientasi pada dampak langsung bagi masyarakat.
“Tahun 2026 bukan lagi ruang untuk seremonial belaka. Kita dituntut bekerja nyata, terukur, dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Konawe,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa ASN merupakan ujung tombak pemerintahan sekaligus wajah negara di tingkat daerah. Karena itu, kualitas pelayanan publik menjadi indikator utama keberhasilan kinerja ASN.
“ASN adalah pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani. Pelayanan harus cepat, ramah, transparan, dan bebas dari pungutan liar,” ujarnya.
Selain menyoroti pelayanan publik, Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan daerah menghadapi agenda nasional, khususnya kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan pada Maret 2026 untuk meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue, Kecamatan Soropia. Menurut Bupati, keberhasilan program strategis nasional tersebut tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan kinerja birokrasi di lapangan.
Sebagai pedoman kerja sepanjang 2026, Bupati Yusran Akbar menyampaikan 10 arahan strategis yang wajib dilaksanakan oleh seluruh ASN Pemkab Konawe. Arahan tersebut meliputi penyelesaian administrasi dan laporan kinerja tahun sebelumnya, peningkatan disiplin dan etos kerja ASN, penguatan pelayanan publik yang bersih dan transparan, hingga redistribusi ASN sampai ke tingkat kecamatan dan desa sesuai kebutuhan riil masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang jujur, sederhana, bertanggung jawab, serta memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendukung program prioritas daerah dan nasional. Selain itu, ASN diminta bekerja berbasis data dan hasil, menjaga netralitas dan profesionalisme, serta menanamkan mindset melayani sebagai nilai utama birokrasi.
Secara khusus, Bupati menginstruksikan BKPSDM Konawe untuk segera menuntaskan penataan dan penempatan PNS maupun PPPK di desa dan kelurahan guna memperkuat pelayanan dasar masyarakat, terutama dalam mendukung program KNMP Soropia.
Menutup arahannya, Bupati Yusran Akbar mengajak seluruh ASN bekerja dengan hati, integritas, dan tanggung jawab demi mewujudkan visi Konawe Bersahaja—berdaya saing, sejahtera, adil, dan berkelanjutan.
“Keberhasilan kita diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Ini reputasi kita bersama. Konawe Bersahaja harus hadir melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik,” pungkasnya.
Apel perdana 2026 ini menjadi penanda komitmen Pemkab Konawe dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (KM).













