Example 728x250
BeritaDaerah

Panen Jagung Hibrida di Konawe, Bupati dan Wabup Seberangi Sungai Demi Ketahanan Pangan

124
×

Panen Jagung Hibrida di Konawe, Bupati dan Wabup Seberangi Sungai Demi Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si, turun langsung ke lokasi panen.

KONAWE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam memperkuat ketahanan pangan kembali ditunjukkan melalui Panen Jagung Hibrida Tahun 2025 di Desa Tetewonua, Kecamatan Puriala, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol dedikasi pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si, turun langsung ke lokasi panen meski harus menempuh perjalanan yang tidak mudah. Dari ibu kota kabupaten, rombongan membutuhkan waktu sekitar 40 menit, bahkan harus menyebrangi sungai menggunakan perahu selama 15 hingga 20 menit sebelum tiba di lahan pertanian. Kondisi tersebut mencerminkan tantangan nyata yang selama ini dihadapi para petani di wilayah tersebut.

Panen jagung hibrida ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Konawe, tenaga penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

Kepala DTPHP Konawe H. Gunawan Samad, SP, dalam laporannya menyampaikan bahwa panen dilakukan di lahan seluas 75 hektare yang dikelola oleh tiga kelompok tani. Produktivitas jagung hibrida di lokasi tersebut mencapai 8,3 ton per hektare, menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras petani yang didukung pendampingan penyuluh serta perhatian pemerintah daerah. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar menyampaikan apresiasi kepada para petani atas ketekunan mereka dalam mengembangkan komoditas jagung, khususnya sebagai bahan baku pakan ternak. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Panen ini bukan hanya soal produksi, tetapi tentang semangat, kebersamaan, dan ketahanan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan sarana produksi, pendampingan teknis, serta pengembangan kawasan pertanian terpadu,” kata Bupati.

Menurutnya, keberhasilan panen jagung hibrida ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat posisi Konawe sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Bupati Konawe menegaskan rencana pembangunan jalan usaha tani di wilayah tersebut guna mempermudah akses petani, menekan biaya transportasi, serta memperlancar distribusi hasil panen ke pasar.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kapasitas produksi jagung dengan memperluas kawasan tanam dan membuka peluang kemitraan dengan pihak swasta.

“Kami akan memastikan ketersediaan sarana produksi, pendampingan berkelanjutan, serta akses pasar agar petani memiliki kepastian harga dan usaha tani yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pemilik lahan, Nurul, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati Konawe di lokasi panen. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi para petani.

“Ini pertama kalinya pemerintah daerah hadir langsung di lahan kami. Kehadiran ini memberi semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan produksi jagung hibrida,” tuturnya.

Panen jagung hibrida di Desa Tetewonua ini dinilai sejalan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Konawe terhadap Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta memperkuat peran Konawe sebagai lumbung pangan di Sulawesi Tenggara.

Laporan : KM