BUTON UTARA — Desa Laeya, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara kembali menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong melalui penyelenggaraan Panen Raya yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Buton Utara, Wakil Bupati Buton Utara, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, Camat Wakorumba Utara, serta masyarakat Desa Laeya yang memenuhi area persawahan sejak pagi.
Momentum Panen Raya ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pertanian yang digagas pemerintah desa bersama kelompok tani. Antusiasme warga tampak dari rangkaian acara yang dimulai dengan doa bersama, prosesi panen simbolis oleh Bupati, hingga peninjauan langsung kondisi lahan dan hasil produksi pertanian musim ini.

Kepala Desa Laeya, La Runi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan panen tahun ini tidak lepas dari kerja kolektif yang dilakukan secara konsisten.
“Alhamdulillah, Panen Raya tahun ini berjalan baik dan hasilnya memuaskan. Ini adalah capaian bersama seluruh warga Desa Laeya. Pemerintah desa hanya memfasilitasi, selebihnya adalah kerja keras para petani yang tidak pernah berhenti berusaha,” ujar La Runi.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan hasil panen tahun ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pemanfaatan teknologi pertanian sederhana, penggunaan bibit unggul, serta pendampingan dari penyuluh pertanian. Selain itu, dukungan dari pemerintah Kabupaten Buton Utara juga sangat besar, terutama dalam penyediaan sarana produksi dan pembinaan kelompok tani.
Sementara itu, Bupati Buton Utara dalam sambutannya memberi apresiasi dan menyampaikan kebanggaannya kepada masyarakat Laeya. Menurutnya, keberhasilan Panen Raya ini menjadi indikator bahwa sektor pertanian di Butur memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program pertanian melalui peningkatan bantuan pupuk, alat mesin pertanian (alsintan), serta akses permodalan yang lebih mudah bagi petani. Ia juga mengajak seluruh desa untuk mencontoh Desa Laeya yang dianggap berhasil membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Panen Raya diakhiri dengan dialog singkat antara Bupati dan para petani mengenai kebutuhan lapangan, tantangan musim tanam berikutnya, serta inovasi yang akan diterapkan. Kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang evaluasi dan penyusunan strategi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di masa mendatang.
Dengan semangat gotong royong yang terus hidup, Desa Laeya diyakini akan menjadi salah satu desa lumbung pangan unggulan di Kabupaten Buton Utara.
Laporan : Baharudin













