Example 728x250
BeritaDaerah

Program Prioritas Pendidikan ASR–Hugua Dimulai, Pemprov Sultra Salurkan Bantuan ke Puluhan Sekolah

94
×

Program Prioritas Pendidikan ASR–Hugua Dimulai, Pemprov Sultra Salurkan Bantuan ke Puluhan Sekolah

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyerahkan secara simbolis Bantuan Pendidikan Tahap I Tahun 2025 di SMA Negeri 2 Kendari

Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyerahkan secara simbolis Bantuan Pendidikan Tahap I Tahun 2025 di SMA Negeri 2 Kendari, Senin (6/10/2025). Acara ini dihadiri oleh sejumlah kepala sekolah, guru, perwakilan siswa, serta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari implementasi empat program prioritas pemerintahan ASR–Hugua, yakni bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan berbasis agromaritim. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat layanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi pondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa hanya dapat dicapai bila didukung oleh generasi muda yang terdidik, berkarakter, dan memiliki daya saing.

“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Karena itu, bantuan pendidikan kepada keluarga kurang mampu bukan sekadar program bantuan sosial, tetapi bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Pada tahap pertama tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada sekolah dan siswa di seluruh wilayah Sultra. Rinciannya meliputi 12.750 pasang seragam sekolah putih abu-abu, 12.750 pasang seragam olahraga, 30 unit smartboard interactive untuk tiga sekolah, serta 285 unit komputer bagi 18 sekolah penerima manfaat.

Tak hanya itu, bantuan juga mencakup 27 set alat laboratorium IPA untuk 27 sekolah, 25 set peralatan pendidikan jasmani dan kesehatan untuk 25 sekolah, serta pengadaan mebel sekolah sebanyak 66 ruang bagi 17 sekolah dan 14 ruang tambahan untuk 14 sekolah lainnya.

Bantuan ini dirancang tidak hanya untuk memperbaiki sarana belajar, tetapi juga untuk mendorong transformasi pembelajaran berbasis digital dan interaktif di sekolah-sekolah di Sultra.

Menariknya, di luar bantuan resmi dari pemerintah daerah, Gubernur Andi Sumangerukka secara pribadi turut menyalurkan 5.000 pasang seragam putih abu-abu kepada siswa penerima bantuan pendidikan. Kepedulian tersebut, menurutnya, menjadi bentuk komitmen moral untuk memastikan setiap anak di Sulawesi Tenggara dapat bersekolah tanpa hambatan ekonomi.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, sebanyak 73 sekolah juga akan mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan. Dari jumlah itu, tiga sekolah ditetapkan sebagai sekolah unggul transformasi, yang akan dikembangkan menjadi pusat model pembelajaran terpadu berbasis teknologi dan karakter.

“Kita ingin anak-anak Sultra mendapatkan akses pendidikan yang adil, merata, dan bermutu. Saya berharap pihak sekolah serta siswa penerima bantuan dapat menjaga, memanfaatkan, dan merawat seluruh fasilitas yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Gubernur di akhir sambutannya.

Program bantuan pendidikan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari agenda besar pembangunan daerah menuju Sultra Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius.