Example 728x250
BeritaPolisi

Polda Sultra Gelar Jumat Curhat di Lepo-Lepo, Warga Keluhkan Narkoba, Sengketa Tanah, dan Ternak Liar

81
×

Polda Sultra Gelar Jumat Curhat di Lepo-Lepo, Warga Keluhkan Narkoba, Sengketa Tanah, dan Ternak Liar

Sebarkan artikel ini

KENDARI, – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara kembali menyapa masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang digelar di Radar Coffee Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Jumat (10/10/2025) pukul 08.30 WITA.

Kegiatan tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan langsung aspirasi, keluhan, maupun saran kepada pihak kepolisian terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Sultra Kompol Susanto, S.E. memimpin jalannya kegiatan yang turut dihadiri oleh para pejabat dari berbagai satuan kerja Polda Sultra, antara lain AKBP Faisal, S.Sos. (Kasubdit Gakkum Ditlantas), AKBP Suharman Sanusi, S.I.K. (Wadir Ditintelkam), AKBP Dodik Tatok Sudiantoro, S.I.K. (Wadir Ditpolairud), Kompol Sari (Kasubdit Samapta), Kompol Jumardin, S.H., M.H. (Ps. Kabag Ops Narkoba), serta beberapa perwira dari Ditreskrimsus, Brimob, dan Dokkes Bhayangkara Polda Sultra.

Turut hadir pula Lurah Lepo-Lepo Ridlan Nurung, S.Sos., para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti dialog santai namun bermakna tersebut.

Dalam kesempatan itu, warga mengungkapkan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian bersama, di antaranya meningkatnya peredaran narkoba, maraknya kasus pencurian, sengketa tanah yang belum terselesaikan, ketertiban lalu lintas di sekitar Puskesmas Lepo-Lepo, hingga masalah ternak sapi yang berkeliaran di kawasan permukiman.

Menanggapi keluhan tersebut, Kompol Jumardin, S.H., M.H. menjelaskan bahwa peredaran narkoba merupakan tantangan serius di berbagai wilayah. Ia mengimbau warga untuk memperkuat kewaspadaan dengan mengaktifkan kembali poskamling serta tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Sementara Kompol Sari, S.H. menegaskan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan patroli rutin, terutama di titik-titik rawan kejahatan di wilayah Lepo-Lepo. Adapun AKP Harry Prima, S.T.K., S.I.K. mengingatkan bahwa penyelesaian sengketa tanah membutuhkan proses hukum dan koordinasi lintas instansi, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polda Sultra berupaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kegiatan yang digelar rutin setiap pekan ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menciptakan komunikasi dua arah yang efektif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Kendari.