Example 728x250
BeritaDaerah

Ketua Karang Taruna Desa Malaringgi Bantah Isu Hoax Terkait Dugaan Penggelapan Dana Desa

93
×

Ketua Karang Taruna Desa Malaringgi Bantah Isu Hoax Terkait Dugaan Penggelapan Dana Desa

Sebarkan artikel ini

Konawe Selatan,– Ketua Karang Taruna Desa Malaringgi angkat bicara menanggapi pemberitaan menyesatkan yang beredar di salah satu media online. Pemberitaan tersebut menyeret nama Karang Taruna Desa Malaringgi dalam dugaan penggelapan dana desa oleh Kepala Desa Malaringgi, Syarifuddin.

Dalam klarifikasinya, Ketua Karang Taruna menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan merupakan hoax yang sengaja dimainkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan, Karang Taruna Desa Malaringgi sama sekali tidak pernah mengetahui, apalagi membuat laporan yang menuding Kepala Desa Malaringgi terkait persoalan dana desa.

“Saya sebagai Ketua Karang Taruna yang sah bersama seluruh anggota menyatakan sikap bahwa pemberitaan di media tersebut adalah hoax. Pernyataan yang muncul bukanlah dari saya, melainkan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami tidak pernah mengetahui ataupun membuat laporan terkait isu tersebut,” tegasnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/10/2025).

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Karang Taruna tetap berkomitmen mendukung penuh setiap program pembangunan yang dicanangkan pemerintah desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Syarifuddin. Salah satu program yang saat ini tengah berjalan ialah pembangunan Rabat Jalan Desa Malaringgi yang sudah mencapai progres sekitar 50 persen.

Menurutnya, anggaran desa yang dikembalikan ke kas desa juga sudah sepenuhnya dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat. Hal ini sekaligus membantah tudingan adanya penyelewengan dana.

“Kami mendukung penuh program kerja pemerintah desa, khususnya pembangunan Rabat Jalan yang saat ini sudah 50 persen terealisasi. Semua dana yang dikembalikan telah digunakan untuk kepentingan masyarakat desa, jadi tudingan penggelapan itu tidak benar,” jelas Ketua Karang Taruna.

Pihak Karang Taruna juga menilai isu yang dimainkan oleh oknum tersebut berpotensi merusak stabilitas desa. Ia meminta masyarakat Desa Malaringgi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang bisa mengganggu kerukunan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya. Karang Taruna bersama pemerintah desa akan terus bekerja untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Karang Taruna juga mengingatkan media agar lebih berhati-hati dalam mempublikasikan berita. Menurutnya, prinsip keberimbangan dan verifikasi harus menjadi pegangan, agar pemberitaan tidak menimbulkan kegaduhan yang bisa merugikan pihak tertentu.

“Media seharusnya mengutamakan akurasi. Jangan sampai berita yang tidak diverifikasi justru memperkeruh suasana dan merusak nama baik lembaga maupun pemerintah desa,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, Karang Taruna Desa Malaringgi berharap masyarakat dapat lebih selektif dalam menerima informasi, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah desa untuk membangun Desa Malaringgi ke arah yang lebih baik.