Example 728x250
BeritaDaerah

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Komitmen Sultra, Gubernur Jaga Persaudaraan dan Kesatuan

78
×

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Komitmen Sultra, Gubernur Jaga Persaudaraan dan Kesatuan

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menginisiasi Doa Bersama Lintas Agama sebagai wujud nyata komitmen menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Acara penuh kekhidmatan ini digelar di Aula Merah Putih Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Kamis (4/9/2025).

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga ikhtiar bersama memperkuat silaturahmi dan menjaga keharmonisan hidup berbangsa.

“Melalui doa bersama ini, kita berdoa agar Sulawesi Tenggara tetap damai, rukun, dan menjadi teladan dalam menjaga toleransi. Kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama pembangunan daerah kita,” kata Gubernur.

Doa dipimpin secara bergantian oleh para tokoh lintas agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Nuansa kebersamaan tampak begitu terasa ketika semua pemimpin agama berdiri berdampingan, memanjatkan doa sesuai ajaran masing-masing.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Sultra, pejabat pemerintah, pimpinan ormas keagamaan seperti MUI, Aisyiyah, Muslimat NU, Fatayat NU, BKPRMI, Majelis Taklim, serta tokoh lintas agama dan masyarakat umum.

Menurut Gubernur Andi Sumangerukka, doa lintas iman tersebut menjadi simbol kuat bahwa keberagaman bukanlah sekat, melainkan perekat. Ia juga menegaskan komitmen Pemprov untuk terus mengedepankan program yang menguatkan nilai toleransi, perdamaian, dan stabilitas sosial.

“Kita ingin Sultra menjadi daerah yang maju sekaligus religius, di mana perbedaan keyakinan justru memperkaya semangat persatuan,” ujarnya menutup sambutan.

Acara yang berlangsung penuh khidmat itu ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, terkhusus bagi masyarakat Sultra agar senantiasa hidup dalam suasana rukun, aman, dan sejahtera.