Example 728x250
BeritaDaerah

Warisan Budaya Konasara Masuk Agenda Promosi Nasional, Menteri Ekraf Beri Apresiasi

137
×

Warisan Budaya Konasara Masuk Agenda Promosi Nasional, Menteri Ekraf Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Kain tenun khas Konasara, warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, semakin menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Pada Rabu (27/8/2025), Ketua Dekranasda Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb., memperkenalkan langsung tenun Konasara kepada Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, dalam rangkaian Pameran Produk Ekonomi Kreatif dan Pariwisata yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi Konawe Utara untuk memperlihatkan potensi lokal yang dimiliki. Didampingi oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., beserta jajaran pengurus Dekranasda, Wisra menampilkan keindahan dan keunikan kain tenun Konasara yang dipadukan dengan berbagai produk ekonomi kreatif karya masyarakat setempat.

Di hadapan Menekraf, Wisra menyampaikan bahwa tenun Konasara bukan hanya sekadar kain, tetapi merupakan simbol identitas dan kearifan lokal Konawe Utara. Ia menambahkan, tenun khas ini telah beberapa kali tampil dalam ajang fashion show berskala nasional di Jakarta dan Yogyakarta, serta mendapatkan apresiasi tinggi dari para desainer maupun pecinta fashion tanah air.

“Tenun Konasara adalah warisan leluhur yang kami kembangkan melalui sentuhan modern, sehingga bisa diterima generasi muda sekaligus tetap menjaga keasliannya. Alhamdulillah, dalam waktu dekat, Dekranasda Konawe Utara juga mendapat kehormatan untuk mengikuti ajang fashion show internasional di Tokyo, Jepang. Ini menjadi langkah penting agar karya masyarakat Konawe Utara bisa dikenal dunia,” ujar Wisra.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Dekranasda Konawe Utara akan terus berkomitmen mendukung perajin lokal melalui pelatihan, pendampingan, hingga perluasan akses pasar. Dengan begitu, kain tenun Konasara tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga sumber kesejahteraan masyarakat.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyambut baik upaya Dekranasda Konawe Utara tersebut. Ia menilai kain tenun Konasara memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar nasional maupun internasional. “Produk lokal seperti ini adalah wajah dari ekonomi kreatif Indonesia. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar karya-karya daerah bisa naik kelas dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Pameran Produk Ekonomi Kreatif dan Pariwisata ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Produk Hukum Daerah (Rakornas PHD) 2025 yang digelar di Kendari. Ajang tersebut menjadi wadah promosi sekaligus sarana memperkenalkan keragaman budaya daerah kepada masyarakat luas, khususnya kepada para pengambil kebijakan dan tamu undangan dari seluruh Indonesia.

Melalui momentum ini, Hj. Wisra Wastawati Ikbar berharap kain tenun khas Konasara semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai karya seni tradisional, tetapi juga sebagai produk ekonomi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif di Konawe Utara.

“Dekranasda Konawe Utara akan terus membawa misi memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimis tenun Konasara akan menjadi salah satu ikon budaya Sulawesi Tenggara yang mendunia,” tutupnya.