MUNA – Masyarakat Desa Kotano Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, mendesak DPRD Kabupaten Muna segera menindaklanjuti laporan terkait dugaan keterlibatan Kepala Desa Kotano Wuna dalam aktivitas perjudian serta penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Warga menilai perilaku sang kepala desa tidak mencerminkan teladan seorang pemimpin, terlebih aktivitas perjudian diduga dilakukan di Balai Desa maupun sejumlah tempat umum lainnya. Hal ini dinilai mencoreng wibawa pemerintah desa.
Perwakilan warga mengaku telah melaporkan kasus ini secara resmi ke DPRD Muna beberapa bulan lalu dengan harapan segera digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang terbuka dan melibatkan seluruh pihak. Namun hingga kini, tindak lanjut yang dijanjikan belum terealisasi.
Selain dugaan perjudian, masyarakat juga menyoroti adanya indikasi penyimpangan dalam penggunaan dana desa. Warga menyebut program kerja sering berubah dari hasil Musyawarah Desa, bentuk dan volume pekerjaan tidak sesuai rencana, bahkan ada proyek yang tak kunjung rampung meski telah menghabiskan anggaran besar.
“Ini bukan sekadar persoalan moral, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik dan tata kelola keuangan desa. Ketika program kerja tidak sesuai dan ada pekerjaan mangkrak, wajar kalau masyarakat curiga,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Tokoh pemuda Kotano Wuna, Bara, menegaskan pihaknya bersama generasi muda akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan.
“Kami sudah terlalu lama menunggu. Jika DPRD dan pihak berwenang terus diam, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan. Kami butuh kepastian, bukan janji,” tegasnya.
Warga juga menyayangkan sikap Bupati Muna, Polres Muna, serta DPRD Muna yang dinilai belum bersikap tegas, meski telah menerima bukti berupa video dugaan perbuatan sang kepala desa.
Padahal, Ketua Komisi I DPRD Muna sebelumnya berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan ini dengan menjanjikan pelaksanaan RDP paling lambat sebulan setelah laporan masuk. Namun, hingga lebih dari tiga bulan berlalu, belum ada perkembangan berarti.
Masyarakat Kotano Wuna berharap laporan tersebut segera diproses secara transparan sesuai hukum, agar kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa maupun lembaga legislatif tetap terjaga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya meminta konfirmasi dari DPRD Muna, Bupati Muna, serta pihak kepolisian terkait sikap resmi atas persoalan ini.













