Example 728x250
BeritaDaerah

PGRI Kecamatan Motui Resmi Terbentuk: Perkuat Solidaritas Guru dan Komitmen Pendidikan di Konawe Utara

454
×

PGRI Kecamatan Motui Resmi Terbentuk: Perkuat Solidaritas Guru dan Komitmen Pendidikan di Konawe Utara

Sebarkan artikel ini

KONAWE UTARA, – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Konawe Utara (Konut) terus melaksanakan tahapan Konferensi Cabang (Konfercab) di tingkat kecamatan guna membentuk pengurus baru periode XXIII masa bakti 2025–2030. Proses ini dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan Kabupaten Konawe Utara.

Pada Kamis (10/07/2025), giliran PGRI Kecamatan Motui yang melaksanakan Konfercab, dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Motui. Kegiatan ini dipandu langsung oleh pengurus PGRI Kabupaten Konut.

Dari hasil Konfercab tersebut, akhirnya terbentuk Pengurus Harian PGRI Kecamatan Motui untuk periode 2025–2030. Terpilih sebagai Ketua PGRI Kecamatan Motui Masnur, S.Pd dengan Wakil Ketua Muchlis, S.Pd. Sementara untuk Sekretaris diamahkan pada Kasmudin, S.Pd, Wakil Sekretaris pada Masruli, S.Pdi, dan Bendahara Nurliana, S.Pd., M.Pd. Pada saat itu juga dilakukan pengukuhan pengurus oleh Wakil Ketua I PGRI Konawe Utara, Burhan, S.Pd.I., M.Pd.

Burhan mengatakan, pelaksanaan Konfercab ini merupakan bagian dari agenda besar PGRI Kabupaten Konawe Utara dalam membentuk struktur organisasi yang solid dan representatif di seluruh kecamatan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan dan sukses di empat kecamatan, yaitu Oheo, Molawe, Lasolo, dan Sawa.

Selanjutnya, Konfercab akan dilaksanakan di beberapa kecamatan lainnya seperti Landawe, Langgikima, dan Wiwirano, yang saat ini tengah mempersiapkan pembentukan panitia pemilihan pengurus.

“Intinya, tujuan utama dari Konfercab ini adalah untuk memperkokoh kesatuan dan solidaritas antar sesama guru di Kabupaten Konawe Utara. Dari situ kita bisa meningkatkan mutu pendidikan, serta memperjuangkan kesejahteraan guru di bawah naungan PGRI,” ujar Burhan.

Ketua PGRI Konut yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut, Asmadin, S.Pd., MM, menjelaskan selain sebagai bentuk penyegaran kepengurusan, Konfercab ini juga menjadi momentum memperkuat eksistensi PGRI sebagai organisasi profesi guru yang terus konsisten menyuarakan aspirasi anggotanya.

“PGRI adalah rumah besar bagi guru. Maka dari itu, pelaksanaan Konfercab ini bukan hanya soal struktur, tapi juga komitmen memperjuangkan nasib guru secara kelembagaan,” tegasnya.

Ketgam : Ketua PGRI Konawe Utara, Asmadin, S.Pd., MM

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Daerah agar seluruh rangkaian Konfercab dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

“Kami sangat berharap adanya dorongan dari Pemda untuk mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Asmadin mengimbau kepada pengurus PGRI kecamatan yang belum melaksanakan Konfercab untuk segera membentuk panitia pemilihan dan menjadwalkan kegiatan musyawarah, agar proses pembentukan kepengurusan baru bisa rampung sesuai rencana.

“Kami harap seluruh kecamatan yang belum melaksanakan Konfercab agar segera bergerak, akan dipandu langsung oleh pengurus kabupaten demi memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme organisasi,” pungkasnya.

Diketahui, PGRI Kabupaten Konawe Utara sebelumnya telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada seluruh sekretaris dan pengurus PGRI kecamatan untuk segera menyusun panitia Muscab dan merancang agenda pembentukan kepengurusan baru periode 2025–2030, yang dijadwalkan tuntas dalam waktu dekat. (ADV)