Example 728x250
BeritaDaerah

Komisi III DPRD Konut Gelar RDP: PT. Daka Janji Relokasi SDN 3 Boedingi Mulai 1 Agustus

757
×

Komisi III DPRD Konut Gelar RDP: PT. Daka Janji Relokasi SDN 3 Boedingi Mulai 1 Agustus

Sebarkan artikel ini

KONAWE UTARA – Komisi III DPRD Kabupaten Konawe Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin, 21 Juli 2025, bertempat di Aula Sekretariat DPRD Konut. Rapat ini membahas aduan masyarakat terkait dampak aktivitas pertambangan PT. Daka Group terhadap lingkungan pendidikan, khususnya kerusakan bangunan SDN 3 Boedingi di Kecamatan Lasolo Kepulauan.

RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Samir, didampingi anggota komisi yakni Sahruddin L, Satria Baikole, Hj. Mawarny, dan Hamiria. Hadir pula dalam rapat tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut, Asmadin, Kepala Desa Boedingi Aksar, Kepala SDN 3 Boedingi Asrifin, serta Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. Daka Group, Kadir.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi III DPRD Konut menekankan bahwa kehadiran perusahaan tambang seharusnya memberikan kesejahteraan, bukan menambah beban masyarakat. “Kehadiran pertambangan di daerah kita diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat, bukan menimbulkan persoalan,” tegas Samir.

Kepala Dinas Pendidikan, Asmadin, menyampaikan bahwa mediasi terkait kasus ini sudah dilakukan sejak 2019, dan saat itu perusahaan berjanji akan merelokasi gedung sekolah. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi. “Pemda siap membangun kembali sekolah yang rusak, tapi perusahaan juga harus siap meninggalkan Desa Boedingi jika tidak serius. Kami meminta DPRD menutup sementara aktivitas perusahaan sampai ada kejelasan,” tegasnya.

Anggota Komisi III, Saharuddin L, turut menyoroti kesiapan lahan relokasi, sedangkan Satria Baikole mendorong koordinasi yang intens antar pihak agar proses relokasi berjalan tanpa hambatan.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Boedingi, Aksar, menyatakan bahwa lokasi pembangunan sekolah baru telah disiapkan oleh pemerintah desa. “Saya jamin lokasi pembangunan tidak bermasalah, itu menjadi tanggung jawab saya sebagai kepala desa,” ujarnya yakin.

Kepala SDN 3 Boedingi, Asrifin, juga mengungkapkan keluhannya terkait kebisingan aktivitas pertambangan yang mengganggu proses belajar-mengajar karena lokasi workshop perusahaan berdekatan langsung dengan ruang kelas.

Menjawab berbagai keluhan tersebut, KTT PT. Daka Group, Kadir, menegaskan komitmen perusahaannya untuk segera merelokasi SDN 3 Boedingi. Ia menjanjikan peletakan batu pertama akan dilakukan pada 1 Agustus 2025, dan mengundang jajaran Pemkab serta anggota Komisi III DPRD untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Komitmen itu kemudian dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang dibacakan langsung oleh pihak perusahaan dan ditandatangani bersama pihak terkait dalam forum rapat.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, PT. Daka Group juga akan memberikan bantuan perlengkapan sekolah lengkap berupa seragam, topi, hingga sepatu kepada seluruh siswa SDN 3 Boedingi pada hari pelaksanaan peletakan batu pertama.

Laporan : Redaksi