SULTRA, KENDARI – Lembaga Ikatan mahasiswa aktivis lintas kampus Sulawesi Tenggara (Sultra), menyoroti pemuatan limbah sawit di pelabuhan penumpang Pelni Bungku toko yang akan menggunakan jasa kapal tongkang.
Imalak Sultra mengungkapkan limbah cangkang sawit, seperti SBE (Spent Bleaching Earth) dikategorikan sebagai limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) namun melalui peraturan pemerintah no 22 tahun 2021 status nya menjadi non-B3 dengan kode limbah N108 jika kadar minyak dibawah 3%
Ali sabarno mengatakan terkait akan adanya pemuatan limbah cangkang sawit di pelabuhan penumpang Bungku toko menggunakan jasa kapal tongkang tentunya ini melanggar aturan serta mengganggu aktivitas penumpang kapal dan membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kami meminta Syahbandar kota Kendari untuk tidak mengeluarkan surat persetujuan olah gerak kapal yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan dikawasan pelabuhan serta izin berlayar terkait pemuatan limbah cangkang sawit di pelabuhan penumpang Bungku toko.
Imalak mendesak instansi terkait memferifikasi segala bentuk legalitas yang dimiliki pihak perusahaan , kami duga kuat ada beberapa legalitas yang tidak dipenuhi serta kami duga ada oknum Syahbandar bermain terkait adanya pemuatan cangkang sawit yang akan menggunakan jasa kapal tongkang.
“Kami meminta instansi terkait turun meninjau penampungan stok file limbah cangkang sawit di pelabuhan Bungku toko terutama dinas lingkungan hidup kota Kendari.
Imalak Sultra juga menyoroti aktivitas pemuatan limbah cangkang sawit menggunakan mobil dam trek enam roda yang melebihi kapasitas muatan diatas 8 ton.
“Dinas perhubungan kota Kendari harus menertibkan mobil dam trek enam roda yang mengangkut limbah cangkang sawit yang melebihi kapasitas muatan.
Ali sabarno juga akan bersurat di kantor DPRD kota Kendari untuk menjadwalkan rapat dengar pendapat terkait dugaan pelanggaran pengangkutan limbah cangkang sawit di pelabuhan pelni Bungku toko.
Hingga berita ini ditayangkan tim media mencoba konfirmasi pihak-pihak terkait untuk di mintai keteranganya.
Tim Redaksi













