KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar program “Jumat Curhat” sebagai wadah dialog langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat, Jumat (17/10/2025) di Café Caryawan, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Kegiatan dipimpin Wadir Reskrimum Polda Sultra AKBP Mulkaifin, S.I.K., didampingi Wadir Polairud AKBP Dodik Tatok Subiantoro, S.I.K. Hadir pula sejumlah pejabat utama, di antaranya AKBP Ahmad Mega Rahmawan, KOMPOL Indra Asrianto, dan KOMPOL Djamaluddin Saho. Turut hadir Kapolsek Poasia AKP Samsir, S.H., para ketua RT, serta sekitar 20 warga.
Dalam sambutannya, AKBP Mulkaifin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Polri memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan menyerap langsung berbagai persoalan di lapangan.
“Kami ingin hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga mendengar dan membantu mencari solusi bersama masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah warga pun menyampaikan aspirasi, mulai dari penanganan kasus KDRT dan pelecehan seksual, penggunaan knalpot bogar, hingga hewan ternak liar yang berkeliaran di jalan. Seorang mahasiswa juga menanyakan kesiapan Polri menghadapi penerapan KUHP Nasional yang baru.
Menanggapi hal itu, AKBP Mulkaifin menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah konkret. Penertiban knalpot bogar akan dilakukan bersama Ditlantas, sementara untuk hewan liar akan dibentuk grup koordinasi antara warga dan Polsek. Terkait KUHP baru, Polda Sultra disebut siap melakukan sosialisasi dan penyesuaian di lapangan.
Untuk kasus KDRT dan pelecehan seksual, ia menegaskan bahwa korban akan mendapat pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) apabila penyelesaian kekeluargaan tidak memungkinkan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, melainkan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau unit kepolisian terdekat.
Menutup kegiatan, AKBP Mulkaifin berpesan agar generasi muda, terutama mahasiswa, terus berkontribusi positif bagi lingkungan dan menjadi pelopor perubahan.
Kegiatan berlangsung akrab dan komunikatif. Melalui “Jumat Curhat”, Polda Sultra berharap semakin dekat dengan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.













