Example 728x250
Berita

3 Orang Tenaga Honor Lepas di Puskesmas Tutukembong Kecamatan Nirunmas Bisah di Proses Hukum ??

135
×

3 Orang Tenaga Honor Lepas di Puskesmas Tutukembong Kecamatan Nirunmas Bisah di Proses Hukum ??

Sebarkan artikel ini

TANIMBAR – Kepala Puskesmas Tutukekbong, Kecamatan Nirunmas, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku membantah keras semua tuduhan terkait terhadap dirinya Terhadap tiga pegawai honor lepas di Puskesmas Tutukembong soal SK Siluman. Tuduhan ini dibuat oleh tiga honor lepas melalui video singkat dan sudah tersebar di seluruh Kabupaten Kepulauan Tanimbar propinsi Maluku

Kepala Puskesmas Tutukembong L. Luturmas membantah dan melakukan klarifikasi terhadap semua persoalan SK Siluman yang dituduhkan kepada dirinya. Kepala Puskesmas mengatakan, terkait ketiga honor lepas tersebut di Puskesmas Tutukembong Kecamatan Nirunmas yang sudah viral kemana-mana. Sebelumnya ketiga honor lepas ini datang meminta untuk dapat diizinkan honor untuk mencari pengalaman.

Di jelaskan oleh Kepala Puskesmas, ketiga pegawai honor tersebut di terima dan disampaikan bahwa bekerja disini tidak diupah karena tidak tersedia anggaran untuk pembayaran gaji honor. Dan mereka bersedia honor secara sukarela namun mereka sesungguhnya bukan honor kurang lebih empat tahun. Mereka honor tidak maksimal dikarenakan selama satu tahun mereka bertiga masuk kerja adakalanya satu minggu tiga kali masuk kerja.

“Bayangkan saja yang bernama Juber Luturmas itu ketika mengikuti Panwas selama proses Pilkada yang bersangkutan satu hari pun tidak pernah datang untuk melaksanakan tugas sebagai honor lepas,” ungkap Kepala Puskesmas Tutukembong.

Oleh karena itu apa yang telah di kemukakan oleh ketiga pegawai honor lepas itu dalam video yang sudah viral itu adalah tidak benar. Kepala Puskesmas mengklarifikasi masalah ini karena ketiga pegawai tersebut honor tidak maksimal. Mereka menuntut bahwa mereka honor empat tahun itu tidak benar, menurut Kepala Puskesmas meraka hanya kurang lebih dua tahun itu pun tidak maksimal. Klarifikasi ini adalah hal yang benar agar Kepala Puskesmas Tutukbong tidak dituduh telah membuat SK Siluman dan lain-lain sebagainya.

“Sesuai dengan perkataan ketiga pegawai honor lepas ini bahwa ada titipan dari Ibu Wakil Bupati, sesungguhnya saya tidak pernah mengeluarkan kata-kata sedemikian seperti yang mereka kemukakan,” kata Kepala Puskesmas Tutukembong saat ini.

Ketika Kepala Puskesmas berada di wilayah kerja Puskesmas Tutukembong, menurut pantauan saya ketiga pegawai ini banyak di provokasi oleh beberapa orang yang main di belakang ketiga pegawai yang di maksud. Seakan-akan ingin memojokkan Kepala Puskesmas Tutukembong dimana-mana. Untuk perlu dilakukan klarifikasi agar menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui oleh publik.

Dan lebih khusus Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar propinsi Maluku yang bisah menjawab seluruh penyampaian dari ketiga pegawai honor lepas ini. Karena ketiga pegawai tersebut sudah diterima dengan baik-baik dan SK-nya sudah disiapkan untuk melakukan seleksi dan telah lulus administrasi serta tahapan-tahapan yang dilakukan. Ketika pengumuman hasil seleksi administrasi salah satu pegawai tersebut tidak lolos seleksi. Karena surat lamarannya salah ditulis sehingga ketika di upload. Tetapi Kepala Puskesmas sendiri yang perbaiki dan ketika pengumuman yang bersangkutan berhasil lolos dan mengikuti tes.

Menurut Kepala Puskesmas, ketika di pantau di lapangan ketiga pegawai ini banyak melakukan hal-hal yang tidak berkenan seperti mabuk-mabukan,dan termasuk dalam kepentingan-kepentingan politik beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan agar publik mengetahui karena berbagai tuduhan yang dituduhkan kepada saya seakan-akan saya yang mengeluarkan SK-SK Siluman. Ketika ketiga honor lepas ini mengikuti seleksi dan dilakukan pengumuman administrasi, disana ada masa sanggahan untuk mengajukan keberatan tetapi mereka bertiga tidak mengajukan keberatan.

Dan mereka juga tidak menyampaikan kepada siapa pun ada pelamar-pelamar dari luar yang masuk. Ketika ada pengumuman hasil dari BKPSDM barulah mereka tahu ada pelamar dari luar masuk yang dinyatakan lulus. Mereka bertiga tidak puas lalu mereka melaporkan ke pihak BKPSDM. Tetapi hasil tes mereka dibawah standar dan tidak maksimal. Karena waktu tes berjalan mereka bertiga cepat keluar sementara waktu yang siapkan masih panjang.

Ketika hasil tes mereka bertiga tidak maksimal kemudian mereka mencari berbagai hal- hal dan memberikan tuduhan-tuduhan kepada Kepala Puskesmas bahwa Kepala Puskesmas menerbitkan SK-SK palsu kepada pegawai-pegawai yang lain untuk tes masuk demi menutupi lowongan mereka. Itulah beberapa hal yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Tutukembong sebagai bahan informasi publik klarifikasi. Untuk menjawab semua tuduhan-tuduhan kepada saya sebagai Kepala Puskesmas Tutukembong. Kalaupun ada hal-hal seperti begini datang dan di bicarakan baik-baik untuk mencari solusi yang terbaik. Sebelum menutup klarifikasi oleh Kepala Puskesmas Tutukembong ditambahkan, mereka bertiga sudah pernah ke BKPSDM dan diberikan penjelasan oleh bidang teknis secara detail namun ketiga pegawai honor lepas ini berisi keras mereka harus lulus, sementara hasil tes mereka tidak maksimal. (SIMOM)