Example 728x250
BeritaDaerah

Ribuan Penonton Membludak, Wabup Konawe Tutup Erfa Cup 2 

30
×

Ribuan Penonton Membludak, Wabup Konawe Tutup Erfa Cup 2 

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., yang resmi menutup turnamen, mengapresiasi tingginya antusias masyarakat. Red

KONAWE – Penutupan turnamen Erfa Cup 2 di Lapangan Lasandara, Kecamatan Wawotobi, Sabtu (29/11/2025), berlangsung meriah dan penuh sesak. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Konawe tumplek ruah di sekitar arena pertandingan. Kepadatan ini bahkan membuat jalan provinsi yang melintas di pusat Kota Unaaha sempat macet panjang, terutama menjelang laga final dimulai.

Sejak sore, gelombang penonton terus berdatangan. Area pinggir lapangan dipenuhi penjual makanan, suporter yang membawa atribut klub lokal, hingga warga yang rela menyaksikan laga dari luar pagar karena tribun penuh. Suasana Lasandara berubah menjadi pusat keramaian terbesar di Konawe malam itu.

Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., yang resmi menutup turnamen, mengapresiasi tingginya antusias masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Konawe telah menyiapkan langkah penting untuk peningkatan fasilitas olahraga daerah.

“Lapangan Lasandara Insya Allah mulai direvitalisasi pada akhir tahun anggaran ini,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan penonton. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur sangat dibutuhkan mengingat Lasandara kini menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat.

Syamsul menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan olahraga sebagai sarana pembinaan anak muda Konawe. Ia menyebut tahun 2026 Pemkab telah menyiapkan agenda turnamen yang lebih besar, sekaligus menjadi wadah mencari bibit pesepak bola lokal.

“Tahun depan kita ingin menampilkan talenta muda Konawe yang benar-benar siap bersaing,” katanya. Ia juga menekankan agar Askab PSSI Konawe memperketat seleksi pemain demi membawa nama daerah pada level yang lebih tinggi.

Selain aspek pembinaan, Wabup menilai Erfa Cup 2 memberi dampak ekonomi signifikan bagi ratusan pelaku UMKM yang berjualan selama turnamen berlangsung. “Event seperti ini menghidupkan ekonomi rakyat. Kita ingin kegiatan bernilai ekonomi seperti ini terus ada,” jelasnya.

Sekretaris Askab PSSI Konawe, Armanto, S.Psi., mewakili Ketua Askab Erick Muhammad Putra, mengatakan bahwa penyelenggaraan Erfa Cup 2 dilakukan dengan persiapan yang lebih matang dibanding edisi pertama. Mulai dari koordinasi keamanan, teknis pertandingan, hingga penjadwalan diperketat untuk menghindari gangguan selama kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah final berjalan aman dan meriah. Ini berkat dukungan banyak pihak,” ujarnya. Ia berharap masyarakat terus memberi ruang bagi pemain muda agar kompetisi lokal semakin berkembang.

Ketua Panitia, Letehina, SH, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, sponsor, dan masyarakat yang turut menyukseskan turnamen. Menurutnya, membludaknya penonton menjadi bukti kuat bahwa animo masyarakat terhadap sepak bola masih sangat tinggi.

“Ini indikator jelas. Minat masyarakat luar biasa. Ke depan kami berharap dukungan perusahaan-perusahaan besar di Konawe melalui Dispora agar pelaksanaan turnamen semakin profesional,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Konawe sekaligus Manajer Morosi FC, Dedi, S.Si., menjelaskan alasan timnya tidak turut serta dalam Erfa Cup 2. “Kami sedang membenahi fasilitas latihan dan jadwal tim cukup padat,” ujarnya. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Morosi FC tetap mendukung penyelenggaraan turnamen dan terbuka untuk ikut kembali di edisi berikutnya.