Example 728x250
Example 728x250
BeritaDaerah

Tanggapi Keluhan Warga, Pemkab Mubar Siap Bangun Akses Jalan dan Jembatan bagi Warga Lorong Soppeng

×

Tanggapi Keluhan Warga, Pemkab Mubar Siap Bangun Akses Jalan dan Jembatan bagi Warga Lorong Soppeng

Sebarkan artikel ini

MUBAR,Liputan6sultra.Com – Pj. Bupati Muna Barat (Mubar) , Dr. Bahri menanggapi keluhan warga Soppeng, Desa Sidomakmur Kecamatan Tiworo Kepulauan terkait dengan beberapa persoalan prasarana transportasi di lingkungan tersebut diantaranya kerusakan jalan, dengan mengunjungi langsung di lokasi.

Didampingi langsung oleh Sekda, LM. Husein Tali dan beberapa kepala OPD, Dr. Bahri mengatakan kunjungan yang ia lakukan berdasarkan laporan dari sejumlah warga. Selain kendala rusaknya jalan sepanjang 3 kilometer itu, juga terdapat kerusakan jembatan dan fasilitas rumah ibadah yang belum memadai termasuk fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Kerusakan sejumlah jembatan diketahui sejak lokasi tersebut masuk transmigrasi 2017 silam, sehingga kata Dr. Bahri pembangunanya akan dijadikan program prioritas, oleh sebab itu Pemda Mubar akan membuat akses jalan dari Lorong Soppeng hingga ke Desa Katobu.

“Kita prioritaskan dulu perbaikan jalan dan jembatan. Nanti anggarannya di perubahan 2023,” terangnya. Minggu (6/8/2023)

Diketahui warga yang berjumlah 30 Kepala Keluarga (KK) ini bertempat tinggal di lorong Soppeng secara geografis masuk di wilayah Desa Katobu dan Wakontu kabupaten Mubar, namun secara administrasi mereka berKTP di Desa Sidomakmur.

Sehingga masyarakat setempat pernah meminta fasilitas rumah ibadah berupa rehabilitasi masjid ke Pemda Mubar tetapi terkendala domisili. Namun Dr. Bahri tetap mengarahkan masyarakat untuk tetap melakukan pengajuan dengan syarat diketahui atas nama Pemerintah Desa.

“Nanti warga di sekitar wilayah Soppeng akan dipindahkan domisili sesuai tempat tinggal yang nantinya masuk dalam administrasi Desa Katobu dan Desa Wakontu sehingga hal ini tidak merugikan warga Soppeng atas bantuan dari Pemerintah.” Beber Dr. Bahri.

Terkait untuk pembangunan fasilitas pendidikan, Pemda Mubar melihat jumlah siswanya kurang atau bahkan tidak ada sehingga di tempat itu tidak layak didirikan fasilitas pendidikan termasuk puskemas.

Sementara itu, untuk realisasi pembangunan jembatan dan perbaikan jalan di lorong Soppeng tersebut, Kepala Dinas PUPR Mubar, Unding mengatakan masih menunggu arahan dan setelah itu sesegera mungkin pihaknya akan menghitung anggaran perbaikanya.

” Sesegara mungkin kita akan hitung untuk anggarannya,” ungkapnya.

Reporter: Dedi

Example 728x250
banner 325x300