Example 728x250
Example 728x250
BeritaDaerah

Akibat di pasaran Harga Beras mengalami Kenaikan, Warga berebut Beras Bulog

×

Akibat di pasaran Harga Beras mengalami Kenaikan, Warga berebut Beras Bulog

Sebarkan artikel ini

RAHA, – Dampak melonjaknya harga beras di pasar sentral Laino Kabupaten Muna membuat warga menyerbu hingga terpaksa mengantri panjang untuk mendapatkan beras di Kantor Bulog Raha.

Kepala Cabang Perum Bulog Raha, Ritno menjelaskan bahwa Program beras medium diperuntukan bagi konsumen akhir masyarakat umum yang merupakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menangani angka inflasi
beberapa minggu yang semakin naik.

“Bulog memiliki kewajiban menstabilkan harga, dan kami juga tidak mengikuti harga pasar sebab penugasan kami mengikut harga sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah,”Jelas Kepala Perum Bulog Raha, Kamis (2/03/2023).

Sementara itu, masyarakat yang melakukan pengantrian di Bulog bukan merupakan kewajiban namun pihaknya hanya mendekatkan pelayanan pada masyarakat untuk mendapatkan beras karena harga beras di pasar sangat tinggi.

“Setinggi-tingginya harga beras itu, tiba di konsumen akhir 9.450 per kilo namun harga beras di pasar saat ini bermain 13.000 sampai 16.000 per kilo,”Ujarnya.

Ritno menghimbau masyarakat yang mengantri beras premium 1 hari hanya mendapatkan 1 karung 15 Kilo dengan tujuan masyarakat lain bisa mendapatkan yang sama.

“Beras yang kita siapkan bisa menyasar semua masyarakat, kalau tidak dibatasi bisa jadi akan dimanfaatkan bagi pemilik modal besar, kasian kita punya Ina-ina mereka tidak dapat. Sehingga ada pembatasan gerak,”Katanya.

Ia menambahkan untuk mendapatkan beras Bulog bukan hanya di Kantor Bulog namun tersedia di Pasar Laino mitra Bulog (RPK), kelurahan maupun desa.

“Harga yang di jual di Bulog beras medium ukuran 5 Kg harganya Rp 43.500 dan 15 Kg harganya Rp132.000,”Sebutnya.

Lanjutnya, Masyarakat membeli beras harus menyetor KTP ia menegaskan hanya sebagai instrumen membatasi ruang gerak spekulan sebab menggunakan nomor antrian tidak bisa diprediksi jumlah massa yang mendapatkan beras.

Kondisi beras saat ini belum stabil karena belum tiba waktu panen, Kalau sudah panen di bulan pertengahan Maret atau april harga beras akan stabil

“Masyarakat yang mengantri membeli beras di Bulog mulai bulan desember namun puncaknya diakhir ini mulai 2 minggu terakhir dalam sehari bisa terjual 10 ton yang sebelumnya hanya 4 ton per hari,”lanjutnya.

Kesediaan stok beras saat ini 300 ton sementara dalam perjalanan 750 ton, sehingga dengan stok beras yang dimiliki bisa menjangkau sampai pertengahan bulan april.

Sementara itu, ia mewangti-wangti yang bermitra dengan bulog atau agen agar tidak mengoplos beras bulog menjadi beras kepala.

“Kalau ada yang melakukan mengoplos beras bulog kita akan caput izinnya, kita akan jalan dengan Satgas pangan,”Tegasnya.

Reporter: Kahar

Example 728x250
banner 325x300